TERINPIRASI DARI KISAH NYATA KASUS KLIEN, PENGACARA BALI AGUS PUTRA RILIS LAGU DUEG-DUEG NGENGKEBANG
Agus Putra baru-baru ini merilis lagu pop Bali yang berjudul "dueg-dueg ngengkebang", lagu yang menceritakan pasangan selingkuh yang keduanya telah berumah tangga. Agus Putra menjelaskan bahwa lagu ini terinpirasi dari kronologis perkara perceraian klien nya, yang mana diawali dengan adanya perselingkuhan (wanita idaman lain/WIL ataupun PIL/Pria Idaman Lain). Agus Putra sebagai pengacara berpengalaman dalam pengurusan perceraian di Bali, cukup banyak menemukan alasan perceraian yang disebabkan karena perselingkuhan, yang mana pemicu awalnya adalah permasalahan ekonomi. Berdasarkan hasil pengamatannya pada sejumlah kasus perceraian di Bali yang ia tangani, suami yang berselingkuh dikarenakan ditinggal istri pergi kerja ke luar negeri, biasanya sebagai TKW (Tenaga Kerja Wanita) disejumlah negara, terbanyak adalah Turki. Istrinya pun di negeri orang, diduga oleh suaminya juga memiliki lelaki idaman lain. Ini hanya contoh fenomena yang dialami sebagian orang yang menjadi klien Agus Putra.
Menurutnya, seorang wanita Bali sebagai istri, sampai berani mengambil resiko pergi kerja ke luar negeri biasanya sebagai TKW (Tenaga Kerja Wanita), sebagian besar yang ia tangani kasusnya, dikarenakan alasan ekonomi. Dimana rumah tangganya mengalami kesulitan ekonomi, ditambah dengan prilaku suaminya yang buruk seperti suka berjudi/tajen, mabuk-mabukan, membuat si istri atau wanita nekad bekerja merantau ke negeri orang. Tibanya di negeri orang, melihat suasana baru yang lebih baik dari suasana di daerahnya di Bali, ditambah rayuan lelaki "bule" yang romantis dan biasanya memiliki penampilan dan postur tubuh yang menarik, tentu akan menimbulkan benih-benih asmara, sehingga akan melahirkan perselingkuhan. Begitu pula suaminya yang ditinggal lama berbulan-bulan oleh istrinya kerja di luar negeri, tentu merasa kesepian dan mencari wanita idaman lain/WIL.

Disejumlah kasus, si Istri merasa terbebani dengan suaminya yang terus meminta dikirimkan/ditransfer sejumlah uang, dengan alasan untuk anak-anak, namun ternyata digunakannya untuk bersenang-senang. Dimana menurutnya tugas suami yang seharusnya menafkahi istri dan anak, justru ia malah meminta uang kepada istrinya. Tentu si istri merasa kecewa, sementara di negeri orang ada pria idaman lain (PIL) yang mapan secara ekonomi dan mampu membahagiakan dan memenuhi kebutuhan hidupnya.
Agus Putra & Tim Lawyer dari Kantor I Putu Agus Putra Sumardana & Partner’s ketika ditemui dalam rapat kerja dirinya dan tim lawyer, menuturkan bahwa Agus Putra telah merilis lagu "dueg-dueg ngengkebang" yang nantinya bisa dinikmati di Youtube AGUS PUTRA CHANEL dan beberapa sosial media seperti TikTok, Facebook,Instagram, Spotify dan lainnya.
Kendatipun cuplikan lagu baru di share difacebook, namun sudah ditonton oleh ratusan ribu penonton, hal ini membuat Agus Putra bersemangat untuk membuat konsep video klipnya. Pengacara Bali, I Putu Agus Putra Sumardana,SH ditengah kesibukannya di dunia musik pop bali, merasa terbantu juga, dengan adanya tim lawyer dan staf legal yang cakap, Rekannya I Nyoman Miarsa,SH.,S.Pd memiliki kemampuan bahasa asing sangat baik, sehingga mampu berkomunikasi dengan klien yang notabene belakangan ini banyak klien dari Agus Putra yang merupakan WNA (Warga Negara Asing). Duet tim lawyer bersama Rekan I Ketut Subagia,SH yang ahli dalam berdiplomasi dan negoisasi, sehingga banyak perkara non litigasi (di luar Pengadilan) berhasil dimenangkan oleh Kantor Hukum I Putu Agus Putra Sumardana & Partner’s. Alhasil semua tim lawyer tetap berada di bawah nahkoda/komando langsung Pengacara Bali, I Putu Agus Putra Sumardana,SH, mampu berkerja tuntas dan cepat serta sanggup bekerja dibawah tekanan.